Taram – Lembaga Pengelola Hutan Nagari (LPHN) Taram bekerja sama dengan Balai Pelatihan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BP2SDM) Wilayah I Pematang Siantar menyelenggarakan Sekolah Lapang Agroforestry sebagai upaya meningkatkan kapasitas masyarakat dalam pengelolaan Hutan Nagari yang produktif dan berkelanjutan.
Kegiatan ini diikuti oleh pengurus LPHN Taram, kelompok tani hutan, serta masyarakat yang mengelola kawasan Hutan Nagari. Sekolah lapang dirancang untuk memberikan pemahaman dan keterampilan praktis mengenai penerapan sistem agroforestry, yaitu pola pengelolaan lahan yang mengintegrasikan tanaman kehutanan dengan tanaman pertanian atau komoditas bernilai ekonomi tanpa mengurangi fungsi ekologis hutan.
Selama kegiatan, peserta memperoleh materi mengenai konsep dasar agroforestry, teknik penanaman, pemeliharaan tanaman, konservasi tanah dan air, hingga strategi pengembangan usaha berbasis hasil hutan dan pertanian. Selain penyampaian materi di kelas, peserta juga mengikuti praktik lapangan untuk mengamati langsung penerapan sistem agroforestry di kawasan Hutan Nagari Taram.
Melalui Sekolah Lapang Agroforestry, peserta diharapkan mampu menerapkan pola pengelolaan lahan yang ramah lingkungan, meningkatkan produktivitas kawasan, serta memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat. Pendekatan ini juga menjadi salah satu strategi dalam menjaga kelestarian hutan melalui pemanfaatan sumber daya alam secara bijaksana dan berkelanjutan.
Ketua LPHN Taram menyampaikan apresiasi kepada Balai BP2SDM Wilayah I Pematang Siantar atas dukungan dan pendampingan yang diberikan. Menurutnya, peningkatan kapasitas sumber daya manusia merupakan kunci keberhasilan pengelolaan Hutan Nagari, sehingga masyarakat tidak hanya menjadi penjaga kelestarian hutan, tetapi juga mampu memperoleh manfaat ekonomi dari pengelolaan yang tepat.
Melalui sinergi antara LPHN Taram dan Balai BP2SDM Wilayah I Pematang Siantar, diharapkan pengembangan agroforestry di Nagari Taram dapat menjadi contoh praktik pengelolaan Perhutanan Sosial yang berkelanjutan, memberikan manfaat bagi masyarakat, serta menjaga kelestarian hutan untuk generasi mendatang.